Fase…

23 06 2008

“aduh poy, kamu marah karena aku telat ngasi tau kamu kapan aku merit? Padahal kamu sendiri ga ngasi tau kalo udah pacaran dan udah putus pula…”

“loh itu beda..merit itu kan suatu yang besar!”

“tapi buat kamu, pacaran itu masalah besar! Seorang apoy akhirnya pacaran!”

Buset, segitunya isu saya pacaran….padahal buat disebut pacaran juga ga jelas. Lalu obrolan kembali pada tahapan saya buat mengenal orang baru. Amoy terdengar gemes karena saya masih ngikutin tahap2 saya ituh.

“kenapa putusnya?”

“old story..aku nyampe ketahap 4 “

“apoy…kamu kudu ganti standar kamu itu. Untuk ukuran orang yang pembosan, kamu patuh juga ama tahap2mu itu

“udah default moy…”

“lalu sampe kapan?kamu selalu terhenti di tahap 4”

“loh, ya emang tahap akhir kan moy? Pertanyaannya, gimana supaya aku ga nyampe di tahap 4…”

“mmh… berarti kamu butuh orang yang bias ngubah tahap 4 itu dari “I walk rite thru u” jadi “I walk with u”

Lalu saya terdiam, mikir… lalu ngalihin pembicaraan. Dan sekarang baru dipikir lagi..

She really knows me dan saya terbentur lagi2 dengan permasalahan utama saya (keknya pernah dibahas di judul blog sebelumnya d). yang mana permasalahan itu, saya juga belum dapat yang amoy bilang itu, yang kalo saya eksploitasi, ga nganter saya sampe ke tahap 4….

I see right through you…

I feel right through you…

I know right through you…

I walk right through you… (waiting to be “i walk with you”)


Actions

Information

Leave a comment